5 LANGKAH MENUJU SUKSES


5 LANGKAH MENUJU SUKSES
MOTIVASI DIRI MENUJU KEBERHASILAN

Langkah pertama. dalam berusaha dan tetap hidup dalam keseimbangan ekonomi dan jalan kehidupan diantaranya

1. Mempelajari prosentasi pendukung disekeliling kita :
– Kemauan
– Kejujuran
– Kemampuan
– Kesempatan
– Keberuntungan

2. Mempunyai cita – cita yang :
– Terukur
– Berbatas
– Waktu
– Terencana
– Terarah

3. Sifat – sifat yaaig harus dihindari :
– Kebiasaan meniru.
– Cepat putus asa.
– Cepat puas.
– Malas
– Berorentasi hanya kepada uang
– Menunggu
– Dan lain-lain

4. Prinsip yang harus di tanamkan dalam diri :
– Lihat orang lain bisa kenapa kita tidak
– Berusaha tidak mengulangi kesalahan yang sama
– Mengagendakan kegiatan secara berkala
– Tidak meremehkan sesama
– Pandai mengunakan kesempatan
– Berpikir positif (positif thingking )
– Khusus dalam bidang usaha tidak mengenal kata saudara
– Selalu mengutamakan keberhasilan kolektif
– Tidak mencari alasan atau mencari kambing hitam dalam kesalahan.
– Selalu ingat bahwa di sekeliling kita adalah saingan
– Visi dan sasaran yang dipahami (Vision)
– Menumbuhkan motivasi untuk senantiasa belajar dan bertumbuh (Optimizing)
– Menumbuhkan keparcayaan dan respek (Integrity dan Character)
– Membangun sistem komunikasi yang efektif (Communication)
– Sinergi dan kerjasama kreatif (Empowering)

Team Macam Apa yang Harus dibangun
Jenis TantanganTantangan baru Tantangan kontroversial Tantangan yang berubah-ubah Tantangan yang tidak menyenangkan Tantangan yang beragam Tantangan jangka anjang Tantangan sekaliber Everest Jenis TeamTeam kreatifTeam yang bersatuTeam yang cepat serta fleksibelTeam yang termotivasiTeam pelengkapTeam yang bertekadTeam yang berpengalaman

Dinamika Team Menurut Penempatan Orang
– Orang yang keliru di tempat yang keliru : Kemunduran
– Orang yang keliru di tempat yang tepat : Frustasi
– Orang yang tepat di tempat yang keliru : Kebingungan
– Orang yang tepat di tempat yang tepat : Kemajuan
– Orang-orang yang tepat di tempat-tempat yang tepat: Pelipat-gandaan

Apa yang Menentukan Masa Depan Team
– Siapa yang bergabung dengan team kita (perekrutan)
– Apakah kita mengembangkan team kita (pelatihan)
– Siapa saja yang meninggalkan team kita (kehilangan)

Berkomitmen Demi Team
– Komitmen bukan perasaan (bio ritmik), tapi kualitas karakter yang teguh.
– Umumnya komitmen ditemukan pada saat susah dan merupakan pilihan pribadi yang beresiko.
– Tidak mungkin berkomitmen terhadap orang-orang yang tidak berkomitmen dan mengharapkan komitmen mereka.
– Dari komitmen akan timbul kerja keras

Komunikasi yang Efektif
– Saling menghargai (Respect)
– Mendengarkan dan mengerti terlebih dahulu (Emphaty)
– Pesan dapat diterima dan dimengerti (Audible)
– Pesan jelas (tidak salah tafsir) dan adanya keterbukaan (Clarity).
– Rendah hati (Humble).

Tidak Mementingkan Diri Sendiri, Berorientasilah Pada Solusi

– Semua sikap mengambil akan memisahkan Anda dari sesama; Semua sikap memberi akan menyatukan Anda dengan sesama. (Framiskus dari Assisi).
– Terlalu mandiri merupakan tanda mementingkan diri sendiri.
– Krisis dapat merupakan ancaman atau peluang (tergantung para pandang), selalu ada peluang dalam krisis bagi orang yang memiliki motivasi dan kepekaan.
– Cara pandang menyelesaikan sebuah masalah : Lari, lawan, lupakan, hadapi (pilih mana yang baik).
– Yang penting jangan menyerah dan evaluasi senantiasa strategi kita.

Meraih kemenangan bersama team

Menang dengan bersaingMelihat orang lain sebagai musuh Berkonsentrasi pada diri sendiri Menjadi curiga pada orang lain Hanya menang kalau Anda b aik Kemenangan ditentukan oleh keahlian sendiri Kemenangan kecil Sedikit kesenangan Ada yang menang, ada yang kalah Menang dengan kerja samaMelihat orang lain sebagai terman Berkonsentrasi pada orang lain Memberikan dukungan pada orang lain Menang kalau Anda dan orang lain baik Kemenangan ditentukan oleh ke ahlian banyak orang Kemenangan besar Banyak kesenangan Hanya ada pemenang

TEKANAN PADA INDUSTRI

  1. PERUBAHAN INDUSTRI DAN KEBUTUHAN PASAR
  2. NO. DULU SEKARANG
  3. 1 KEBUTUHAN KEPUASAN
  4. KWALITAS SDM TEKNOLOGI
  5. RELASI PELAYANAN
  6. PERSAINGAN HARGA PERSAINGAN KWALITAS
  7. PERSAINGAN LOKAL PERSAINGAN GLOBAL

PERENCANAAN STRATEGI DALAM MENGHADAPI SAINGAN
Bagaimana laju pertumbuhan industri?
Dimana posisi kita dibanding kompetitor?
Pasar periklanan mana yang potensial?
Apa kekuatan dan kelemahan kita?
Peluang apa yang terbuka?
Apa ancaman dalam bisnis kita?

PROSES MARKETING

SALESMANSHIP

PENDEKATAN DALAM PROSES PENJUALAN
# Biasanya melalui surat atau telepon seringkali salesman merasa yakin untuk mengadakan kunjungan penjualan pendahuluan, tetapi sesungguhnya sebagian besar situasi penjualan professional sepenuhnya memerlukan pendekatan sebenarnya terhadap prospek.
# Pendekatan (approach) adalah hubungan tatap muka pertama (face to face} yang amat penting dengan prospek.
# Kecuali apabila kunjungan penjualan merupakan suatu cold call (canvassing) dimana segala sesuatunya disimpulkan dalam beberapa menit, setiap tindakan dan ucapan kata salesman dalam melakukan pendekatan adalah hasil komulatif perencanaan, persiapan dan pengalaman.
# Salesman harus senantiasa menyadari dan melatih diri untuk selalu melaksanakan pendekatan yang baik.

  1. TAHAP PROSES PENJUALAN
  2. SERVIS
  3. PENUTUPAN
  4. NEGOSIASIASI
  5. PRESENTASI PRODUK
  6. PERKENALAN KONSUMEN
  7. RENCANA PENJUALAN
  8. PENELITIAN KEBUTUHAN PASAR

# Melakukan pendekatan terhadap konsumen adalah tingkatan dimana salesman membuat kesan pertama yang sangat penting untuk keberhasilan penjualan.
# Perencanaan kunjungan penjualan yang baik menentukan keberhasilan salesman dalam melakukan pendekatan,
# Cara yang dipergunakan untuk melakukan pendekatan harus disesuaikan dengan diri konsumen.

MELAKUKANPENDEKATAN
MELAKUKAN PENDEKATAN TERHADAP KONSUMEN
Ø Pendekatan adalah kontak awal tatap muka salesman dengan Konsumen.
Ø Apabila pendekatan terhadap konsumen dilakukan secara efektif, salesman iklan memperoleh kesempatan untuk dapat membuat presentasi penjualan secara berhasil.
Ø Pendekatan terhadap konsumen sebaiknya dimulai dengan kontak sosial yang diikuti dengan kontak bisnis.
# Ketika bertemu dengan salesman sebagai orang baru, konsumen cenderung membentuk pendapat atau mengkatagorikannya dalam beberapa cara.
# konsumen akan memperhatikan pakaian., sepatu dan assesoris, kerapian umum. Ekspresi wajah, sikap tubuh, nada dan intonasi suara, dan pemilihan kata salesman.
# Interaksi selama beberapa menit pertama antara salesman dan prospek menciptakan kesan yang sulit untuk berubah.
# Salesman tidak pernah memperoleh kesempatan kedua untuk membuat suatu kesan pertama.
# Selama empat menit pertama setelah bertemu dengan salesman, prospek memutuskan apakah membeli atau tidak barsng yang dijual

MANFAAT MELAKUKAN PENDEKATAN
Ø SASARAN UTAMA melakukan pendekatan terhadap konsumen adalah :
– Membangun hubungan baik
– Merebut perhatian konsumen.
– Membangkitkan minat konsumen terhadap barang dan jasa yang ditawarkan
# Salesman harus mengetahui proses mental konsumen sebelum memutuskan untuk melalakukan pembelian.

PROSES MENTAL PROSPEK DALAM PEMBELIAN
Tindakan
Hasrat
Minat
Perhatian

# Attention (perhatian)
· Sebelum bisa meneruskan proses penjualan, salesman harus mendapatkan perhatian (attention) dari konsumen
# Interest (minat)
· Pertanyaan, penggalian, dan pernyataan manfaat yang dikemukakan salesman harus cukup menciptakan minat (interest) sehingga konsumen ingin mendengar lebih banyak.
# Desire (hasrat)
· Konsumen sebagai pendengar harus mempunyai hasrat untuk memiliki barang yang ditawarkan.
# Action (tindakan)
· konsumen mengambil tindakan yang diharapkan salesman karena mendapatkan manfaat yang memenuhi pemenuhan kebutuhan atau solusi atas masalah yang dihadapinya.

MELAKUKAN PEMBUKAAN WAWANCARA

MEMBENTUK KESAN PERTAMA YANG BAIK
Ø Penampilan yang baik sangat penting dalam pertimbangan prospek menilai salesman..
Ø Sebaiknya saleman tidak mendahului untuk berjabat tangan (siapkan diri anda untuk mengulurkan tangan dalam memberikan atau menerima jabatan tangan)
Ø Berikanlah salam secara hangat dan usahakan memperoleh perhatian dari prospek.
Ø Mulailah dengan sedikit pembicaraan ringan.
Ø Perhatikanlah etiket dalam berbicara

PETUNJUK PENAMPILAN YANG BAIK
Ø Penampilan yang rapi dan terawat baik merupakan aset yang sangat berharga
Ø Selera yang baik akan pakaian sebaiknya dipelajari.
Ø Berpakaian yang pantas dan perawatan diri yang baik akan memberikan sikap tenang dan kepercayaan diri selama pertemuan pertama dengan konsumen.

BAGAIMANA MENYAPA PELANGGAN
# Ekspresi wajah yang ramah, tulus, dan gembira.
· Salesman sebaiknya melatih seni tersenyum disertai kontak mata hangat
· Koordinasi dan menahan senyum sementara menyapa secara verbal perlu latihan diri.
· Mencoba di depan rekan sekerja. dan meminta feed back darinya akan sangat membantu.
· Salesmen sebaiknya berusaha bersikap positif tentang prospek yang akan ditemui.
# Suara dengan intonasi yang ramah dan hangat.
· Aturlah volume suara secukupnya,
· Antusias dan kehangatan tercermin dari intonasi suara.
· Latihan artikulasi setiap kata yang diucapkan agar terdengar jelas dan tegas
· Jangan sampai salah mengucapkan nama prospek
# Sikap badan yang enak dan menyenangkan
· Menjaga sikap tubuh yang enak dan tegak dalam menyapa pelanggan memproyeksikan sikap positif
· Sebaiknya sedikit membungkukkan pinggang atau kepala dengan lembut pada saat menyapa dan berjabat tangan.
· Sikap tubuh yang tepat adalah menunjukkan kesopan-santunan, rasa hormat, kehalusan budi bahasa, dan ketenggangan terhadap pelanggan.
Jabatan tangan yang hangat.
· Salesman dinilai oleh pelanggan dari cara berjabat tangan.
Menyampaikan kartu nama Anda
· Berikanlah kartu nama segera setelah berjabat tangan.
Sebelum melakukan pendekatan bisnis dengan melakukan presentasi penjualan, sebaiknya salesman, membangun hubungan sosial yang baik dengan prospek.

MEMBANGUN HUBUNGAN SOSIAL
· Pertama-tama kembangkanlah suatu hubungan pribadi dengan prospek,
· Jangan mengabaikan kewajiban untuk mengetahui kepribadian dan minat dari prospek.
· Sasaran dari kontak sosial yang baik adalah untuk membentuk suasana bersahabat.
· Kontak sosial dimulai dengan suatu salam yang mengantar ke suatu percakapan mengenai topik umum.

MENGEMBANGKAN PERCAKAPAN
· Pertahankanlah minat prospek dan kembangkanlah suasana yang relaks dan bersahabat yang dibutuhkan untuk kontak bisnis.
· Lamanya percakapan tergantung pada: (Patokan: 5-10 menit)
Percakan sebaiknya meliputi:
· Komentar dan observasi
· Komplimen
· Pengetahuan dan minat yang sama.

TEKHNIK MEREBUT PERHATIAN
# Pada saat salesman bertemu dengan prospek, perhatian prospek masih tertuju pada ha-hal lain di sekeliling dirinya
# Salesman tidak akan bisa mendapatkan minat dari prospek terhadap dirinya dan yang ditawarkan kepada prospek apabila belum mendapat perhatian dari prospek.
# Untuk memulai pembicaraan penjualan dengan permulaan yang baik, diperlukan suatu pembukaan yang memadai
# Ada sejumlah teknik pembukaan yang sebaiknya dipertimbangkan salesman untuk dipergunakan dalam pembicaraan penjualan.
Setiap tekhnik pembukaan dirancang untuk : .
· Menyampaikan minat salesman dengan kesungguhan hati dalam
menangani setiap kebutuhan dan keinginan prospek.
· Mendorong hasrat prospek untuk mendengarkan presentasi selanjutnya.
Semua pembukuan memiliki satu faktor yang sama, yaitu semuanya memerlukan persiapan pree-call yang teliti sebelum digunakan agar berhasil.

TEKHNIK MEREBUT PERHATIAN (REFERAL APPROACH)
Anda menyebutkan nama teman, kenalan atau keluarga yang dikenal prospek. Pada saat nama tersebut disebutkan :
· Prospek akan merasa ‘wajib’ untuk memberikan perhatian.
· Menimbulkan kepercayaan pada diri prospek kepada salesman
“Pak Broto, saya datang kemari atas saran dari Ibu Endang, teman sekolah Bapak waktu di SMA Negeri XI Bandung.”
Dalam tekhnik Refferal Approach yang menggunakan nama kenalan, keluarga atau teman prospek adalah cara yang efektif dalam permulaan kunjungan penjualan. Kepercayaan dari prospek terhadap salesman merupakan modal dasar untuk keberhasilan menjual.
Sebaiknya salesman memakai nama individu atau perusahaan pemberi referensi hanya untuk prospek yang telah disetujui untuk dihubungi.

TEKHNIK MEREBUT PERHATIAN
Anda menyebutkan nama pelanggan yang puas, baik pribadi maupun perusahaan, yang dikenal baik atau diakui prospek.
Pada saal nama tersebut disebutkan, prospek akan merasa tertarik untuk memberikan perhatian.
“Pak Amir, Bapak Santoso dari PT. XYZ, perusahaan angkutan barang baru saja meremajakan armadanya dengan Mitsubishi Fuso, dan merasa puas. Saya ingin untuk menyelidiki bagaimana kami bisa membantu memberikan solusi yang biasa dihadapi perusahaan seperti milik Bapak.”
Dalam teknik merebut perhatian yang harus diperhatikan adalah:
– Dimulai dengan menguraikan situasi prospek saat int.
– Kemudian menunjukkan bagaimana orang atau perusahaan lain menyelesaikan masalah yang sama yang tengah dihadapi prospek saat ini.
– Menyarankan solusi untuk mana salesman akan memberikan secara rinci kemudian dalam persentasi lebih lanjut yang dilengkapi fakta dan bukti.

Memperkenalkan pelanggan yang:
– Dikenal baik oleh prospek.
– Menunjukkan situasi yang hampir sama dengan prospek.
– Memiliki reputasi yang baik dan disegani oleh prospek.
Menggunakan tekhnik ini apabila salesman mengetahui prospek menghadapi masalah sulit untuk mana diperlukan solusi yang cepat.
Memastikan prospek memahami bahwa manfaat atau solusi yang sama dapat diperoleh prospek dari barang yang kita tawarkan.
Memusafkan perhatian prospek pada manfaat produk

Dalam tekhnik Benefit Approach agar menjadi efektif sebaiknya manfaat yang dikemukakan harus merupakan minat sesungguhnya bagi prospek.
Sebaiknya merupakan sesuatu yang spesifik:
– Sesuatu yang bisa benar-benar disadari prospek.
– Sesuatu yang bisa memperkuat dan mendukung selama presentasi nanti.

Salesman harus membiasakan diri dengan semua. aspek penting dari status, bisnis, kebiasaan membeli prospek.
Menyampaikan kesan nyata bahwa barang yang ditawarkan akan memberikan prospek:
– Menghemat uang dan bahan bakar
– Mengurangi biaya operasi dan atau pemeliharaan
– Meningkatkan penghasilan
– Menimbulkan kegembiraan keluarga,
– Meningkatkan gengsi
– Meningkatkan kenyamanan berkendara

Keuntungan dari pendekatan ini adalah mendapatkan perhatian pelanggan, memotivasi tanggapan, dan memprakarsai komunikasi dua arah.

Dalam tekhnik pertanyaan, salesman mengembangkan alasan logis prospek dengan menjawab pertanyaan yang diajukan.
Perlu mengetahui macam informasi yang dibutuhkan dari prospek sehingga dapat menyusun pertanyaan yang sesuai.
Pertanyaan sebaiknya mengiringi kepada ucapan yang mencakup pentingnya beberapa faktor seperti menghemat uang, kenyamanan , menghemat
Mengajukan pertanyaan sebaiknya dalam bentuk percakapan, tidak seperti biasa yang dilakukan polisi.
Menghindari pertanyaan yang dapat menyebabkan kemarahan, menciptakan ketakutan, atau rasanva menantang prospek.
Pertanyaan sebaiknya dalam bentuk terbuka yang tidak dapat dijawab dengan jawaban ‘ya’ atau ‘tidak”
Pendekatan ini melibatkan benar-benar demonstrasi dari produk
Keuntungannya adalah menarik perhatian prospek baik secara visual maupun verbal.

Dalam tekhnik, keterlibatan tambahan dari diri prospek dalam proses penjualan dapat dicapai dengan memintanya untuk mencoba barang yang ditawarkan
Pastikan bahwa bukti yang dikemukakan adalah tepat waktu, akurat dan ada hubungannya dengan situasi yang dihadapi prospek
Ajukan bukti sedini mungkin dalam kunjungan penjualan pada saat prospek kelihatan sangsi, ragu-ragu, curiga, atau bimbang dan tidak menentu.
Dikemukakan secara. singkat dan to the. Point

Menggunakan pendekatan ini apabila:
– Mengetahui bahwa prospek adalah seorang yang praktis
– Prospek merasa lebih senang menghadapi fakfa dan angka
– Sejak dari awal prospek menginginkan bukti dari kinerja mobil Mitsubishi.
– Prospek mencari nilai dan manfaat bagi dirinya, keluarga, atau bisnis. Manfaatkan seperti, foto, bagan dan graflk.

Kebanyakan orang senang menerima pujian atau penghargaan.
Dalam menggunakan pendekatan, pujian harus dilakukan secara lulus dan spesifik.

PETUNJUK MEMBERIKAN PUJIAN KEPADA PROSPEK
q Jujur
· Tunjukkan kesungguhan had yang tulus melalui nada dan intonasi suara, sikap tubuh, dan ekspresi wajah.
· Sanjungan berlebihan yang mencerminkan ketidak-tulusan hati seringkali terlihat jelas dan menyakitkan bagi prospek
q Sesuai (tepat)
· Situasi yang negatif atau tidak tidak menyenangkan tidak pernah memungkinkan suatu pujian.
q Khusus (tersendiri)
· Mengarahkan pujian langsung pada diri prospek, dan menekankan setiap keadaan yang luar biasa di sekitar prestasi yang dicapai prospek.
q Faktual (berdasarkan fakta)
· Tidak ada yang dapat. mengganggu pembukaan ini lebih cepat daripada dengan memberikan pujian pribadi yang jelas-jelas palsu.
q Tepat pada waktnnya
· Pujian berfokus pada kejadian yang baru saja terjadi, bukan sejarah kuno.

PETUNJUK UNTUK MEREBUT PERHATIAN
Perhatikan penampilan pribadi
Jangan mulai dengan permintaan maaf
Usahakan agar prospek mengatakan ya
Jangan memohon dengan sangat kepada prospek
Rebut perhatian prospek secara singkat
Jangan paksa prospek untuk berjabat tangan
Usahakan untuk berdiri atau duduk dengan kedekatan sewajarnya
Jangan duduk dengan bermalas-malasan
Jangan merokok
Jangan membicarakan orang lain dengan prospek
Berikan senyuman sejuk
Jangan menunjukkan kepandaian diri sendiri
Usahakan menyebutkan nama prospek dengan benar
Hindari memakai pembukaan yang sering dipakai orang
Timbulkan keingin-tahuan

Tentang chomliki

Aku adalah manusia yang bernafas demi meneruskan sisa kehidupan dan hanya menunggu saat-saat kematian. Hidupku adalah akar yang menjalar, menjelajah kesegenap tujuan, walau payah walau susah walau yang datang hanyalah setitis air jernih yang bakal menyinari hidup yang hanya sebentar ini Aku adalah insan yang punya hati dan perasaan. Aku ingin berkasih seperti insan lain yang berkasih. Hatiku ini sering menangis karena skenario hidupku di dunia yang penuh dgn fatamorgana. Aku seperti jiwa yg hilang berdiri diantara pilar keterasingan lupa diri akan kenistaan bimbing dan ampuni aku Robb Aku tidak mengetahui kebenaran mutlak. Tetapi aku menyadari kebodohanku itu, dan di situlah terletak kehormatan dan pahalaku. Berusahalah dengan ikhlas tanpa memikirkan balasan semata-mata, kerana semakin tinggi keikhlasan di dalam diri, semakin tinggilah balasan baik yang akan diperolehi dalam keadaan sadar atau tidak Hidup ibarat matematika yaitu tambah, kurang, kali dan bagi. amalan yang baik hendaklah ditambahkan, segala perbuatan yang buruk dan dimurkai oleh Allah hendaklah ditolak atau dijauhkan, pahala amalan hendaklah digandakan dan masa yang ada hendaklah dibagikan dengan sempurna agar kita tidak tergolong dlm golongan mereka yang rugi hidup di dunia & akhirat. Renung fikiranmu, ia menjadi kata-kata; Renung kata-katamu, ia menjadi perbuatan; Renung perbuatanmu, ia menjadi amalan; Renung amalanmu, ia adalah sifat dirimu.
Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori dan tag . Tandai permalink.

Satu Balasan ke 5 LANGKAH MENUJU SUKSES

  1. umybilqis berkata:

    Assalamualaikum
    salam kenal yah…
    artikelnya bagus tapi kok gak ada penjelasanya ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s